Wednesday, February 27, 2013

liputan: Valentine Craft Bazaar,,

malam semua,,
mau sedikit cerita dan pamer-pamer poto di Valentine Craft Bazaar kemarin,,
bazaar ini diadakan di Benteng Vredeburg, 12-14 Feberuari 2013,,
asimetris membakul bareng sama Expressories dan Kelingking Kecil,,
itu rombongan kami hehe,,
psst,, peti kayunya keren kan,,
anggota diplay baru asimetris tuh :)
kartu nama kami,,
baju rajut asimetris tetep eksis :)
[waktu itu] ada diskon dari asimetris,, doakan bazaar selanjutnya ada diskon lagi ya :)
ini bunga-bunganya Expressories

nah, kalo ini bunga-bunganya Kelingking Kecil,,
tapi, meski diadakan 3 hari dengan 13 stan craft, fashion, toys,, pengunjungnya cukup sepi,,
rasa-rasanya sih kurang publikasi,,
malah ada yg ngira ini stan suvenirnya Benteng,, hhh,,

dibuat pengalaman ajalah,, :)
oya, bulan depan asimetris ikut bazaar lagi lho,, kali ini barengan Pink Coffe Art,,
cerita lebih lanjut, nanti ya kalo poster acaranya uda ada ehehehe,,
happy bazaar :)

Produk baru: sandal bertali rajut

halo semua,,
sesuai dengan janji kami di page beberapa hari yg lalu,,
skarang waktunya kami me-launch produk baru kami,,
tadaaaaa,,
sandal bertali rajut,,
 

talinya dirajut sendiri oleh ibu dan kakak saya,
menggunakan benang nilon, motif dan warna tali dibuat beragam,,
jadi tetap personal, hanya ada satu di dunia ehehehe,,
tersedia berbagai ukuran panjang dan tinggi,,

oya, produk ini ready stock only ya,,
jadi no custom order,,
untuk tau foto dan keterangan lebih detil, silakan ke album sandal rajut di page asimetris,,

for more question:
imel ratihpadmasari@gmail.com
hp 085649957856

Thursday, February 21, 2013

Hari Inspirasi telah tiba part 2 [#4: Kelas Inspirasi 2]

cerita sebelumnya di sini

jam ke 3 kosong
jam ke 4 kelas 6,
ini kelas paling banyak siswanya, tapi sangat anteng,,
ditanya cita-cita masi anteng, tapi di saat semua teman-temannya terdiam, seorang siswi dengan mantap bilang ingin jadi desainer, desainer baju katanya,, wow,, hebat, nak,, semoga terwujud,,
setelah didatangi satu persatu, akhirnya baru dijawab, "jadi dokter, model, dll",, di kelas ini siswinya lebih akrif ketimbang siswanya,
kemudian saya bercerita tentang sejarah cita-cita saya, dilanjutkan dengan cara kerja saya,, saya juga menyelipkan konsep 3R dan kejujuran saat menjual karya, bahwa tidak boleh mengakui atau menggunakan karya orang lain sebagai karya sendiri kmudian dijual,, mereka cukup antusias mendengarkan sambil sesekali tertawa saat saya melucu,,
dan waktu yg ditunggu pun tiba, yaitu berkarya,, di kelas 6 ini saya mudah memberikan instruksi dan mudah dipahami pula,, sehingga mereka menikmati tiap tahapannya seperti yg saya katakan, seperti memilih bahan dan warna yg tepat supaya hasilnya tampak serasi,, mendesain bagaimana sebaiknya bentuknya,, dan saat sudah yakin mulai ditempelkan,, aaaah,, benar-benar kelelahan saat persiapan dibayar dengan wajah-wajah
antusias dan kepuasan,,
di kelas 6 ini, hasil prakaryanya lebih beragam dan kreatif,, nggak plek ketiplek seperti contoh yg saya berikan,, langkah selanjutnya mereka akan mempromosikan karyanya,, mereka akan menjelaskan karyanya jadi produk apa dan berapa harganya,,
tidak disangka jawabannya beragam ada yg jadi gantungan kunci dijual dengan harga 10 ribu bisa untuk anak-anak,, boneka dijual dengan harga 20 ribu bisa dibeli oleh teman-teman sekolah,, bantal dijual dengan harga 15 ribu bisa dibeli oleh kakak-kakak,,
dan lagi-lagi 60 menit tidak terasa ketka saya sampai diingatkan mbak Anggi bahwa waktu telah habis,,
segera anak-anak saya minta menuliskan di kertas post-it cita-cita mereka yang dari awal saya minta untuk dibayangkan,, kertas-kertas ini nantinya ditempelkan di balon warna-warni yang akan diterbangkan,,

untuk penutupan, anak-anak, para guru, dan para volunteer berkumpul di lapangan,, setelah sambutan sebentar, anak-anak mulai menempelkan kertas cita-citanya,, saya sudah siap selotip kalau-kalau ada yg kertasnya tidak lengket lagi,, benar saja,, saya langsung diburu dan dikerubuti anak-anak,, begitu ngototnya mereka ingin diberi selotip karena kuatir ditinggal balonnya terbang,,
akhirnya terbanglah cita-cita dan harapan mereka setinggi langit,, tepuk tangan dan tawa langsung bergemuruh,, tapi oups,,
ternyata ada balon yang tidak bisa terbang, beberapa wajah kecewa mulai tampak,, akhirnya Bu Mona mengatakan bahwa beliau nanti akan kembali ke Jakarta naik pesawat, kalau mau kertas-kertas itu bisa dibawa Bu Mona, brarti kertas-kertas mereka bisa ikut terbang,, langsung saja mereka kembali tersenyum,, yeiiiiy :D
saat menikmati balon-balon itu beterbangan, seorang siswi berbando biru mencolek saya, "bu, besok ke sini lagi lho ya, ngajar di sini lagi,, janji lho, bu,," aaaaah,, sini, nak,, peluk ibu,,
acara diakhiri dengan siswa bersalaman kepada semua guru dan volunteer,, kalimat "terima kasih, semoga sukses, rajin belajar, semoga nilai UN bagus, semoga lulus, tiada henti-hentinya terdengar,,", kemudian kami berfoto bersama,,
sebelum pulang, para guru dan volunteer berkumpul di ruang guru, untuk makan siang,, hebat, sudah 'mengganggu', dijamu lagi ehehehe,, kemudian kami saling bertukar pesan dan kesan selama sehari ini,,
akhirnya kami pun berpamitan,,

foto bersama di lapangan, foto milik @mamanAgosto
trima kasih anak-anak,, justru kalian yg mengispirasi ibu, memberikan hal baru, menorehkan kenangan,, ibu tidak akan lupa kalian,, semoga cita-cita kalian tercapai,,
trima kasih bapak/ibu guru,, kalian hebat, penuh semangat,, terus mengajar demi anak-anak,, semoga perjuangan bapak/ibu berbuah manis,,
trima kasih teman-teman volunteer,, saya merasa belum ada apa-apanya dari pada teman-teman,, ternyata puncak saya masih jauh,,
trima kasih Kelas Inspirasi Jogja atas kesempatan yang diberikan,, saya jadi mengenal orang-orang hebat,, memberikan satu hari saya untuk tahun-tahun berikutnya,, memberikan hal kecil untuk anak-anak yang akan menjadi 'besar',,
sampai ketemu tanggal 23 Februari :)

Think big, start small, act now,,

note: foto-foto akan bertambah bilan sudah ada asupan dari para fotografer :)