Showing posts with label Kelas Inspirasi. Show all posts
Showing posts with label Kelas Inspirasi. Show all posts

Wednesday, November 27, 2013

Kelas Inspirasi Malang part2

cerita sebelumnya ada di sini,,

hari inspirasi telah tibaaaa,,
hari itu Senin, 11 November 2013, para relawan siap untuk berbagi bersama anak-anak SDN 1 Selorejo,,
sebenarnya kami terdiri dari  5 pengajar dan 3 video/fotografer,, tapi yang bisa hadir hanya 3 pengajar dan 2 video/fotografer,, terdiri dari mas M. Noor Amrullah [pengusaha catering], pak Muhammad Fathoni [PNS Pajak], saya, mas Abdul Rozaq Syamsudin [mahasiswa UB] dan mas Virgo Fuadillah Manggala P [mahasiswa UB], serta mbak Fia sebagai fasilitator,,
tepat pukul 07.30 kami masuk kelas,, karena hanya ada 3 pengajar, maka kelas yang kami masuki pun hanya kelas 4, 5, dan 6,,

deg-degan? jelas lah,, 5 menit pertama beberapa kali saya terdiam untuk atur nafas hihihi,, tapi kemudian semuanya mengalir gitu aja,, di menit awal, langsung saya memperkenalkan nama, asal, dan profesi saya,, kemudian mengajak anak-anak untuk bermain lempar kotak profesi,, dari situ saya bisa mengetahui cita-cita mereka,, saya cukup takjub, karena ternyata mereka punya cita-cita yang beragam, seperti atlet, koki, TNI AU, nahkoda, dosen, guru bahasa Indonesia, pilot, dokter, dan banyak lagi profesi yang lain,,
setelah saya menjelaskan profesi crafter, saya langsung mengajak mereka berkarya, bagian ini adalah bagian yang saya dan anak-anak senangi,, mereka begitu antusias, ingin membuat yang terbaik, berkali-kali bertanya, dan saya harus menghampiri mereka, sampai mereka yakin langkah yang mereka lakukan itu benar hihihi,,
ada yg menarik di kelas 6, ketika saya menjelaskan bahwa kami akan membuat boneka jeruk untuk suvenir wisata petik jeruk, seorang siswi berkata pada temannya, "oiya, ya, kan durung onok, nggawe yok [oiya ya, kan belum ada, bikin yok]" hohoho,, itu maksud saya,,
setelah origami jeruk selesai, saya memberi kebebasan anak-anak untuk menambahkan aksesoris lain sehingga jadi karakter jeruk yang mereka inginkan,, dari sini suasana kelas langsung heboh ahahaha,, tapi menyenangkan,,
di akhir kegiatan, saya meminta beberapa anak untuk maju dan menunjukkan karyanya,, kemudian saya tutup kelas dengan menjelaskan bahwa ada 2 hal yang harus diingat ketika berkarya,, tidak mengakui karya orang lain serta tidak menjiplak karya orang lain,,
dari sekian banyak anak-anak cerdas, ada satu anak unik yang menarik hati saya,, di kelas 5 ketika permainan lempar kotak profesi, ada seorang anak yang menyebutkan cita-citanya ingin menjadi dalang,, woww,, lalu saya tanya apakah sekarang sudah bisa mendalang, dia jawab bisa, beberapa kali dia sudah pernah mendalang woww,, saat membuat karakter jeruk pun, karya dia yang paling beda dengan temannya yang lain, ketika sebagian besar anak menirukan gambar contoh saya, hanya dia yg dengan polosnya bertanya, "saya boleh menggambar badut, bu?", dan jadilah 'tomcat' ini [begitu dia memberi nama]
kenalkan, nama saya Amin, kelas 5 SD,
cita-cita saya menjadi seorang dalang,
untuk kenangan, tidak lupa saya berfoto bersama mereka,, senang yaaaa ^_^
siswa kelas 4
siswa kelas 5
sebagai penutupan, kami, para siswa, dan para guru berkumpul di lapangan,, para siswa menempelkan kertas yang sudah ditulisi cita-cita mereka ke balon yang sudah disiapkan,, saking senangnya, mereka melepaskan balon cepat-cepat, padahal belum waktunya hihihi,, akhirnya balon tidak terbang bersama-sama, tapi semua bahagia,, ^_^
para relawan,,
[dari ki-ka] mas Aam, mbak Fia [fasilitator], mbak Igo, saya, pak Fathoni, mas Udin
senang,, senang,, senang,, terimakasih #KlsInspirasiMLG yang sudah memberikan saya kesempatan,, trimakasih teman-teman satu kelompok,, trimakasih SDN 1 Selorejo,, semoga bisa bergabung lagi tahun depan,, apalagi tahun depan rencananya akan diadakan serentak secara nasional,, kalo kalian main twitter, jangan lupa cek #KelasInspirasiINDONESIA, kunjungi juga webnya http://kelasinspirasi.org/

salam inspirasi,,, \[^_^]/

note: beberapa foto milik mas Udin, bisa diliat di sini

Sunday, November 24, 2013

Kelas Inspirasi Malang Part 1

Pagiiii,,

saya sudah pernah bilang, mengajar itu menyenangkan, saya suka mengajar, bertemu siswa, menjelaskan di depan kelas, berkarya bersama, dan akhirnya mendapati wajah-wajah ceria mereka ketika mampu menyelesaikan karyanya,, rasanya puassss,,

itu makanya kenapa saya mengikuti Kelas Inspirasi,, sejak pindah ke Jogja, hasrat-mengajar-di-kelas saya belum ada kesempatan tersalurkan, hehehe,,
setelah Kelas Inspirasi Yogyakarta, lewat twitter saya dapet info tentang Kelas Inspirasi Jatim,, rupanya KI Surabaya menyebar ke kota dan kabupaten seluruh Jawa Timur,, saya pun kembali excited, posting sana sini, ngajak temen-temen yg di Malang, berharap KI Malang juga terlaksana,,
singkat cerita, saya kembali mendaftar Kelas Inspirasi sebagai seorang crafter, kali ini di Malang, kota tercinta ^_^
tgl 23 Okt saya dapet telepon dr panitia KI Jatim yang menanyakan tahun kelulusan saya, mereka mengira saya masuk kuliah th 2009, padahal itu adalah tahun saya lulus,, 24 Okt, teman-teman saya di Malang dan kota lain sudah heboh tentang pengumuman KI,, setelah melewati berkali-kali degdegan dan tanda tanya, akhirnya tgl 26 Okt saya baru mendapat imel dr panitia,, SELAMAT DATANG INSPIRATOR MALANG,, begitu subject-nya,, yeiiy,, \^_^/
satu minggu setelahnya, diadakan briefing di aula sebuah universitas, sayangnya saya nggak bisa hadir, padahal banyak teman saya yg ikut, kan kalo saya datang, saya bisa ngobrol bareng mereka di tempat briefing [critanya iri pas briefing di Jogja nggak ada yg kenal ahahaha,,,]

sejak pengumuman, saya berpikir apa yg akan saya lakukan di kelas nanti, meski sudah pernah ikut KI, tapi tetap saya butuh persiapan, saya merasa masih ada yg perlu saya perbaiki,, terutama permainan dan materi berkarya,,
akhirnya saya putuskan membuat kotak profesi dan berkarya dengan origami,,
namanya kotak profesi,,
terbuat dari kain katun yang diisi dakron, sehingga empuk saat dilempar, mirip bola,, setiap sisinya ada gambar yang melambangkan beberapa profesi,, nantinya kotak profesi ini akan dijadikan bola saat permainan, satu siswa melempar ke siswa yg lain, bagi yang menangkap harus menyebutkan nama dan cita-citanya,, ini fungsinya juga supaya saya bisa tau nama mereka,, yess,,

kemudian utk origami, kami akan membuat bentuk bintang, anak-anak menuliskan cita-citanya, dan dirangkai sehingga bisa jadi hiasan kelas,, itu rencana awalnya, tapi kemudian berubah setelah saya ikut survei ke sekolah,,

9 Nov pagi saya sampai di Malang, 2 jam kemudian langsung berangkat ke tempat saya janjian dengan kelompok saya,, ternyata Malang makin macet parah, perjalanan yg saya perkirakan membutuhkan waktu 1 jam, bisa sampai 2 jam,, fiuh,,, sungkan juga sih, karna saya datang telat bengeeet,, >.<

akhirnya saya dan 4 teman yg lain sampai di SDN Selorejo 1, Dau,, suasananya panas matahari berhawa dingin, khas daerah dataran tinggi, pohon jeruk bertebaran dimana-mana, itu karena daerah ini dikenal juga dengan Daerah Wisata Petik Jeruk,,
Ngobrol bareng Kepsek, Pak Santoso [kalo nggak salah ingat ehehe,,]
sempat ngobrol bareng anak-anak kelas 6,, saya dipanggil kakak hihihi,,
Seperti yang saya bilang tadi, setelah survei, rencana bintang origami berubah, saya dapet ide untuk bikin jeruk, khasnya Selorejo,, hihihi,, jadi nanti ceritanya mereka membuat boneka/figur jeruk sebagai suvenir bagi wisatawan yg berkunjung ke wisata petik jeruk [simulasinya pake kertas], salah satu alasan perubahan ini karena kalimat pak Kepsek, "warga di sini masih termanjakan oleh alam, jadi mereka belum ada pemikiran utk mengolah jeruk menjadi produk lain,,"
jadi saya termotivasi untuk membuka wawasan anak-anak bahwa kita bisa loh bikin produk lain dengan kekhasan daerah ini,,
origami jeruk,,
Materi siap, peralatan siap, jasmani siap,, yess, semoga lancar,,
lanjut pas hari inspirasi,,



Thursday, February 21, 2013

Hari Inspirasi telah tiba part 2 [#4: Kelas Inspirasi 2]

cerita sebelumnya di sini

jam ke 3 kosong
jam ke 4 kelas 6,
ini kelas paling banyak siswanya, tapi sangat anteng,,
ditanya cita-cita masi anteng, tapi di saat semua teman-temannya terdiam, seorang siswi dengan mantap bilang ingin jadi desainer, desainer baju katanya,, wow,, hebat, nak,, semoga terwujud,,
setelah didatangi satu persatu, akhirnya baru dijawab, "jadi dokter, model, dll",, di kelas ini siswinya lebih akrif ketimbang siswanya,
kemudian saya bercerita tentang sejarah cita-cita saya, dilanjutkan dengan cara kerja saya,, saya juga menyelipkan konsep 3R dan kejujuran saat menjual karya, bahwa tidak boleh mengakui atau menggunakan karya orang lain sebagai karya sendiri kmudian dijual,, mereka cukup antusias mendengarkan sambil sesekali tertawa saat saya melucu,,
dan waktu yg ditunggu pun tiba, yaitu berkarya,, di kelas 6 ini saya mudah memberikan instruksi dan mudah dipahami pula,, sehingga mereka menikmati tiap tahapannya seperti yg saya katakan, seperti memilih bahan dan warna yg tepat supaya hasilnya tampak serasi,, mendesain bagaimana sebaiknya bentuknya,, dan saat sudah yakin mulai ditempelkan,, aaaah,, benar-benar kelelahan saat persiapan dibayar dengan wajah-wajah
antusias dan kepuasan,,
di kelas 6 ini, hasil prakaryanya lebih beragam dan kreatif,, nggak plek ketiplek seperti contoh yg saya berikan,, langkah selanjutnya mereka akan mempromosikan karyanya,, mereka akan menjelaskan karyanya jadi produk apa dan berapa harganya,,
tidak disangka jawabannya beragam ada yg jadi gantungan kunci dijual dengan harga 10 ribu bisa untuk anak-anak,, boneka dijual dengan harga 20 ribu bisa dibeli oleh teman-teman sekolah,, bantal dijual dengan harga 15 ribu bisa dibeli oleh kakak-kakak,,
dan lagi-lagi 60 menit tidak terasa ketka saya sampai diingatkan mbak Anggi bahwa waktu telah habis,,
segera anak-anak saya minta menuliskan di kertas post-it cita-cita mereka yang dari awal saya minta untuk dibayangkan,, kertas-kertas ini nantinya ditempelkan di balon warna-warni yang akan diterbangkan,,

untuk penutupan, anak-anak, para guru, dan para volunteer berkumpul di lapangan,, setelah sambutan sebentar, anak-anak mulai menempelkan kertas cita-citanya,, saya sudah siap selotip kalau-kalau ada yg kertasnya tidak lengket lagi,, benar saja,, saya langsung diburu dan dikerubuti anak-anak,, begitu ngototnya mereka ingin diberi selotip karena kuatir ditinggal balonnya terbang,,
akhirnya terbanglah cita-cita dan harapan mereka setinggi langit,, tepuk tangan dan tawa langsung bergemuruh,, tapi oups,,
ternyata ada balon yang tidak bisa terbang, beberapa wajah kecewa mulai tampak,, akhirnya Bu Mona mengatakan bahwa beliau nanti akan kembali ke Jakarta naik pesawat, kalau mau kertas-kertas itu bisa dibawa Bu Mona, brarti kertas-kertas mereka bisa ikut terbang,, langsung saja mereka kembali tersenyum,, yeiiiiy :D
saat menikmati balon-balon itu beterbangan, seorang siswi berbando biru mencolek saya, "bu, besok ke sini lagi lho ya, ngajar di sini lagi,, janji lho, bu,," aaaaah,, sini, nak,, peluk ibu,,
acara diakhiri dengan siswa bersalaman kepada semua guru dan volunteer,, kalimat "terima kasih, semoga sukses, rajin belajar, semoga nilai UN bagus, semoga lulus, tiada henti-hentinya terdengar,,", kemudian kami berfoto bersama,,
sebelum pulang, para guru dan volunteer berkumpul di ruang guru, untuk makan siang,, hebat, sudah 'mengganggu', dijamu lagi ehehehe,, kemudian kami saling bertukar pesan dan kesan selama sehari ini,,
akhirnya kami pun berpamitan,,

foto bersama di lapangan, foto milik @mamanAgosto
trima kasih anak-anak,, justru kalian yg mengispirasi ibu, memberikan hal baru, menorehkan kenangan,, ibu tidak akan lupa kalian,, semoga cita-cita kalian tercapai,,
trima kasih bapak/ibu guru,, kalian hebat, penuh semangat,, terus mengajar demi anak-anak,, semoga perjuangan bapak/ibu berbuah manis,,
trima kasih teman-teman volunteer,, saya merasa belum ada apa-apanya dari pada teman-teman,, ternyata puncak saya masih jauh,,
trima kasih Kelas Inspirasi Jogja atas kesempatan yang diberikan,, saya jadi mengenal orang-orang hebat,, memberikan satu hari saya untuk tahun-tahun berikutnya,, memberikan hal kecil untuk anak-anak yang akan menjadi 'besar',,
sampai ketemu tanggal 23 Februari :)

Think big, start small, act now,,

note: foto-foto akan bertambah bilan sudah ada asupan dari para fotografer :)

Hari Inspirasi telah tiba part 1 [#4: Kelas Inspirasi 2]

postingannya lanjut ya,, yg ketinggalan ceritanya bisa ke sini dulu,, oya postingan yang ini akan dibagi dua karna terlalu panjang ehehehe,,

dengan diantar suami, saya sampai di SD 3 Jarakan tepat pukul 6.25,, suasananya adem, tenang karena memang letaknya yg cukup jauh dari jalan besar,,
akhirnya saya bisa bertemu teman-teman yg berasal dari Jakarta,,
yaaak,, inilah kami, kelompok SD 3 Jarakan,, 7 pengajar, yaitu Pak Arif [kepala Perpustakaan, sekaligus koordinator kami], Pak Edhi [profesor sekaligus ahli serangga], Ibu Ammy Nurwati [kepala Balai Konservasi Lingkungan Hidup], Mbak Mega [pendiri sekaligus ketua Yayasan Hoshizora], Mbak Sista [dokter umum], mbak Ramona Tirta [public relation dari Jakarta], dan saya, Sari [crafter :) ], 3 relawan video-fotografer, mas Maman dan mas Edo sebagai videografer, serta mbak Utami sebagi fotografer dr Jakarta [yg ternyata panggilannya jg Sari hehe,,] kami sepakat ber-dress code batik :)

tepat pukul 7, kami apel pagi di lapangan bersama para guru dan para siswa,, hanya kelas 6 yg tidak ikut karena sedang mengikuti try out UASBN,, ibu wakil Kepala Sekolah, Ibu Rini, membuka apel disambung Pak Arif mengenalkan nama kami tanpa profesi, agar surprise di kelas nanti,, dari tempat saya berdiri, tampak anak-anak kelas 1 begitu riuhnya, heboh dan bicara sendiri, wow,, gimana nanti di kelas, degdegan kembali mendera, ternyata memang hampir seluruh volunteer di twitter bilang bahwa kelas 1 adalah kelas killer ahahaha,, sedangkan anak-anak lain ada yg tampak serius memperhatikan kami satu persatu sambil berbisik pada temannya,, hahaha,,

Jam pertama kelas 1,
ketika saya masuk, saya langsung disambut anak-anak yg melihat keluar lewat jendela, berbicara keras-keras, berdiri jauh dari bangkunya,, o-ow,, langsung saya memberi salam, saya ulang 4 kali sampai anak-anak ngeh akan kehadiran saya dan membalas salam saya semua hahaha,, tapi tiba-tiba tanpa disangka ada seorang anak yg dance di depan kelas,, mampus nih,, dengan sedikit rayuan akhirnya dia mau kembali ke bangkunya,,
saat saya tanya masih ingat nama saya tadi, seorang siswi dengan lantang menjawab, "Ibu Sari",, trimakasi, nak,,
saat saya menjelaskan tentang kartu toilet, beberapa siswa putra maju ijin ke toilet, tapi begitu saya diam melihat ke arahnya, mereka langsung kembali ke tempatnya lagi hahaha,, cari perhatian banget ya mereka ini,,
saat saya menuliskan profesi saya di papan, beberapa siswa dengan lantang membaca "crafter",, wow,, "c"nya dibaca "k" lho,, bagus, nak,,
saat saya tanya, apa contoh karya kerajianan yg mereka ketahui, seorang siswi menjawab, "guci, bu", langsung teman-temannya yg lain bergiliran menjawab, "pot, bu,, vas, bu,, genteng, bu",, bagus, nak,,
siswa aktif, gurupun harus aktif,, hahaha,, saya berjalan ke kanan, ke kiri, ke depan, ke belakang,, setengah jam pertama, saya mulai serak dan berkeringat ahahaha,,
saat saya bertanya apa cita-cita mereka, bergantian mereka katakan "pembalap, pemain sepak bola klub Spanyol, polisi, tentara, dokter, bidan, suster" tapi yang membuat saya terharu, ketika saya bertanya pada salah satu yang bercita-cita menjadi pemain sepak bola "kalo jadi pemain sepak bola, maunya main di klub mana? Inggris? Itali?", jawabnya "nggak, aku mau main di tim Indonesia saja" dengan logat Jawanya,, aaaah,, hebatnya cita-citamu, nak,,
enak-enak menjelaskan, dikejutkan dengan 2 siswa yg duduk di depan pojok sudah berancang-ancang mau berantem,, o-ow apa lagi ini,, saya berusaha misahin, untung guru wali kelas segera datang, begitu dipisahkan, mereka langsung nangis,, ooh,, ini yg saya kuatirkan, ada yg menangis di kelas,,
tapi beberapa detik kemudian, kelas kembali terkondisikan,, akhirnya tiba waktunya berkarya, dengan bantuan wali kelas, saya membagi kelompok dan bahan berkarya,,
di tahap ini, para siswa begitu antusias menyelesaikan prakarya yg diberikan,, ugggh,, rasanya lelah persiapan kemarin hilang begitu saja, melihat betapa senangnya anak-anak ketika karyanya suda selesai,, bagus, nak,,
satu persatu karya dipamerkan dan tepuk tangan sambil mengucapkan "wow kereeeen,," pun tidak henti-henti,,
dan, oupss,, ternyata sudah 60 menit berlalu, tidak terasa,, "terima kasih, nak", "terima kasih, bu",

jam kedua, kelas 3
di kelas ini mereka ingat nama saya, tapi selalu memanggil saya "mbak" bukan "bu" alasannya karna saya tampak masih mbak-mbak,, hahaha,,
ketika saya bertanya tentang cita-cita, jawaban mereka "pemain sepak bola, dokter, tentara, ustad, pemain bulu tangkis seperti Taufik Hidayat", ketika saya tanya siapa yg mau jadi presiden mereka tidak ada yg mau, alasannya presiden pekerjaannya banyak ahahaha,,
kemudian saya bertanya kira-kira apa pekerjan saya sambil mengeluarkan kain, gunting, jarum, benang, dan menggantungkan beberapa karya,, tiba-tiba seorang siswi menjawab "memeh" [menjemur dalam bahasa Jawa] o-ow,, saya sempat terdiam, antara speechless dan geli ahahaha,,
tapi begitu karya saya keluarkan, mereka langsung berebut ingin lihat, ingin minta, bahkan sampai ingin membeli,, bagus bagus katanya,, wuaaaa,, trimakasi, nak,,
ketika saya bertanya contoh karya kerajinan mereka cukup kesulitan,, masi bingung,, lalu ada yg menjawab "lempung"
"dibuat jadi apa?"
"barang bermanfaat"
"contohnya?"
"gerabah"
"apa lagi?"
"guci"
"bagus,,"
langsung deh mereka berebut menyebutkan kerajinan dari tanah liat, dari kain,, dll,,
di kelas 3 ini mereka suda mulai peduli gender, ketika berkelompok laki perempuan, serentak mereka berseru "cieeee,,"
seperti di kelas sebelumnya, di kelas inipun mereka bersemangat saat berkarya dan lebih senang lagi saat tau karyanya boleh dibawa pulang,
luang sedikit, mereka kembali berebut mengambil karya saya, akhirnya saya katakan bahwa mereka juga bisa membuatnya dan saya menjelaskan bagaimana cara membuatnya,,
kemudian saya bertanya "bagaimana, menyenangkan ya kegiatan kita tadi?", "iyaaaa,,", "jadi siapa yg kira-kira ingin jadi crafter seperti ibu?", langsung lengang dan hanya ada gelengan ahahaha,,
begitu bel istirahat, bukannya keluar kelas, mereka kembali berhamburan ke meja saya saat saya sedang sibuk beres-beres dan tidak sempat menyelamatkan gantungan kunci yang mereka perebutkan,, hahahaha,, kembali mereka memohon untuk membelinya,, bahkan beberapa ada yang memberi saya uang 2 ribu sebagai gantinya,, oooh, nak,, polosnya kalian,, setelah dirayu-rayu, akhirnya mereka mengembalikan ganci-ganci itu, bahkan ada anak lain yang membantu saya mengumpulkannya,, trimakasii, nak,,

bersambung ke sini,,
saya saat di kelas 3
foto milik @kepikecil
yang antusias membeli itu justru siswa putra :D
foto milik @kepikecil

Persiapan, hectic tapi menyenangkan [#3: Kelas Inspirasi 2]

ok, jadi ini adalah postingan lanjutan dari postingan sebelumnya,,

setelah beberapa kali koordinasi lewat milis, saya mendapat jadwal mengajar di kelas 1 dan 3,, ok, saya langsung mendata kira-kira mo bikin karya apa di kelas nanti, tapi masi bingung karna saya kurang tau karakter anak kelas 1, kegiatan seperti apa yg cocok untuk mereka, jangan sampai nanti malah menyulitkan,, akhirnya pertanyaan ini saya simpan dan akan saya tanyakan langsung pada guru kelas saat survei nanti,,

Kamis, 14 Februari, saya dan 3 teman yg lain sepakat untuk survei ke SD 3 Jarakan,, ternyata letaknya di belakang pasar Niten, Sewon, Bantul,, wah,, tambah lagi tempat baru yg saya kunjungi di Jogja,, hehehe,,
berkenalan dengan Kepala Sekolah, Ibu Darmilah, beberapa guru kemudian berkeliling melihat ruangan-ruangan,, yang membuat saya terkesan dan salut adalah cara pandang Ibu Kepsek,, beliau tidak ragu-ragu ketika menyetujui sekolah beliau untuk dikunjungi #KelasInspirasi,, beliau justru mendukung kegiatan semacam ini,, karna menurut beliau ini adalah kesempatan para siswa mendapat pengetahuan yang mungkin tidak mereka dapatkan dari sekolah maupun orang tua,, yang lebih hebat lagi, di tanggal 20 Februari nanti seharusnya sekolah mengirimkan beberapa siswa untuk mengikuti pembukaan PORSENI di kabupaten, namun karena beliau sudah menjadwalkan ikut #KelasInspirasi dan besarnya manfaat yang bisa didapatkan para siswa, Ibu Kepsek minta ijin untuk datang sendiri bersama guru OR dan seorang perwakilan siswa berprestasi saja,, sungguh luar biasa,, begitu pentingnya acara #KelasInspirasi ini bagi Ibu Kepsek,, beliau tidak ingin seorang pun dari siswanya tidak mengikuti kegiatan ini,,

foto saat survei,, foto milik @kaninas
Minggu, 17 Februari, kami berkumpul lagi untuk koordinasi, kali ini tempatnya di Fakultas Pertanian, UGM,, yess, tempat baru lagi ohohohoho,, keputusan akhir, saya mengajar 3 kelas, yaitu kelas 1, 3, dan 6,, wah, ketiga kelas ini jelas karakter anaknya berbeda-beda,, sangat anak-anak, tengah-tengah, dan mulai remaja,, namun karena keterbatasan tenaga, saya memutuskan untuk praktek karya yg sama, hanya isi dan cara penyampaian yang berbeda,,

Selasa, 19 Februari, kami berkumpul lagi untuk koordinasi terakhir, tapi saya tidak bisa ikut karena hujan & tidak ada yg mengantar ehehehe,,

sampai selasa malam, saya masih berkutat dengan bahan praktek, tapi alhamdulillah, sambil dibantu suami, seluruh bahan selesai pas jam 11,, akhirnya saya tidur, pasang alarm 4 kali dan pesan pada adik yang nun jauh di Malang untuk menelpon saya saat dia bangun,, saking kuatirnya terlambat bangun karna tidur kemalaman hahaha,,


ini  bahan praktek untuk anak-anak nanti, memanfaatkan  perca kain batik,,

ini bintang emas, diberikan pada anak-anak yg dengan berani unjuk gigi di depan kelas

jadi sebenarnya apa yg ingin saya bagi pada anak-anak?
lengkapnya sih saya ingin bercerita singkat tentang sejarah cita-cita saya sejak TK, yang akhirnya membawa saya pada profesi sekarang,, bahwa tidak masalah punya cita-cita banyak & berganti-ganti,, karena itu justru  membuka wawasan kita kemanakah sebenarnya minat kita,,
kemudian saya akan bercerita tentang pekerjaan saya, apa saja yg biasanya saya lakukan, untuk kelas 6 saya ingin mengenalkan tentang konsep reduce, reuse, recycle,, dan kejujuran saat menjual karya,,
kegiatan akan saya akhiri dengan praktek membuat karya sederhana,, untuk kelas 6, praktek berkarya ini saya lanjutkan dengan mereka berakting sebagai crafter, sampai tahap menjual,, ohohoho,,
gimana ya jadinya nanti,,

penasaran?

bersambung ke sini

Wednesday, February 20, 2013

Briefing, bertemu para inspirator hebat [#2: Kelas Inspirasi 2]

hai semua,,
akirnya bisa posting, padahal acaranya suda lewat ini ehehehe,,
habis didera bazaar dan persiapan ngajar, akirnya dirapel deh postingannya,, hehe,, [untuk postingan sebelumnya bisa dibaca di sini]

setelah pengumuman seminggu sebelumnya, tgl 10 Februari, kami para volunteer #KelasInspirasi Yogyakarta, diundang untuk datang briefing di Pendopo Sapto Aji, Ring Road Selatan, Sewon, Bantul,, bersama undangannya yg dikirim lewat e-mail, kami jg diberi modul untuk mengajar,, wow,, jadi merasa kembali ke 8 bulan yg lalu ehehehe,, pengalaman mengajar tidak begitu saja membuat saya tenang, modul di tangan malah bikin degdegan ahahaha,, isi modul kurang lebih tentang konten mengajar kami nanti, seperti:
1. Siapakah aku?
2. Apa profesiku?
3. Apa yang dilakukan profesiku setiap hari saat bekerja?
4. Di mana aku bekerja?
5. Apa peran/manfaat dari profesiku di masyarakat?
6. Bagaimana cara menjadi aku?
poin 5 cukup membuat saya berpikir lama hahaha,, oya, selain itu, kami juga diminta untuk menanamkan beberapa nilai pokok pembelajaran seperti, kejujuran, kerja keras, pantang menyerah dan kemandirian,,

Minggu pagi saya diantar suami menuju pendopo dengan berbekal peta yg diberi panitia hohoho,,, ternyata pendopo ini adalah milik salah satu volunteer,, pendopo yg tampaknya sekaligus galeri seni ini -karena memajang beberapa karya patung dan lukis- cukup menarik perhatian saya,, sambil menunggu briefing dimulai, saya mencoba berkenalan dengan beberapa volunteer,, ada mbak Iyeng yg baru datang dr Jakarta dan akan segera kembali ke Jakarta setelah briefing selesai,, wow,, begitu juga dengan mbak Indira [smoga gak salah nama] yg dr Jakarta,, double wow,, salut sama niatnya,, trus ada mbak Ikmi, dosen muda di perguruan tinggi di Yogya, asal Lamongan, yg ternyata kuliahnya di Malang,, aseek ktemu orang [pernah di] Malang ehehehe,, Trus ada beberapa public figure yg saya tau tapi pasti mereka nggak kenal saya ahahaha,, ada mas2 anggota JHF yg saya nggak tau namanya hohoho,, mbak Sakdiyah yg seorang stand up comedy, trus ada mbak Alissa Wahid [kalo saya nggak salah], katanya juga ada bapak Herry Zudianto, mantan walikota Yogyakarta [tapi saya nggak tau yg mana beliaunya :p] dan pasti masih banyak orang hebat lain yg duduk bersama di pendopo ini dengan satu tujuan, berbagi mimpi pada anak-anak Indonesia,,

Briefing dibuka oleh 2 pengajar muda 'Indonesia Mengajar', mas Wildan dan mbak Fara,, mereka bertanya beberapa profesi para volunteer,, ternyata ada instruktur selam diantara kami,, wow,, oya, ternyata dari 300an pendaftar, diambil 85 pengajar dan 40 videografer-fotografer,, acara kemudian disambung sambutan dari Pak Hikmat Hardono, direktur Indonesia Mengajar,, beliau menceritakan bagaimana asal muasal diadakannya kegiatan #KelasInspirasi ini, bahwa

"mendidik adalah tugas orang-orang terdidik,, 
bangsa ini dibangun dari semangat iuran, iuran harta, iuran tenaga, iuran pikiran, bahkan iuran nyawa, dan iuran ini sifatnya sukarela, volunterism,, maka mari kita kembangkan terus semangat voluterism ini,,"


memberikan semangat pada para volunteer, dan ditutup dengan kalimat, "THINK BIG, START SMALL, ACT NOW",, nancep banget tuh quote :D oya, selain itu jg ada tagline "Bangun mimpi anak negeri", siaaaaap :D

Setelah itu kami berkumpul per kelompok sesuai SD tempat kami akan mengajar nanti,, alhamdulillah saya mendapat tempat di SD 3 Jarakan, Sewon, Bantul,, hmm,, dimana itu,,
alhamdulillah lagi saya bertemu orang-orang hebat seperti Pak Arif Surachman, kepala perpustakaan di sebuah fakultas di UGM, Pak Edhi Martono, dosen Pertanian UGM, mbak Mega Puspasari, pendiri dan ketua Yayasan Hoshizora, mbak Kanina Sista, seorang dokter umum, mas Maman Agosto yg jadi videografer, dan mbak Anggi sebagai fasilitator kami dari Pengajar Muda-Indonesia Mengajar,, sebenarnya setiap kelompok terdiri dari 8 pengajar, 2 fotografer, dan 2 videografer, namun hari itu klompok kami kurang lengkap karna beberapa ada yg dr Jakarta,
stelah berkenalan sebentar, kami membahas tentang kondisi SD yg akan kami datangi, memilih koordinator, rencana survei, dll

Acara ditutup dengan nyanyi kemudian foto bersama,, walo baru kenal rasanya suda kenal banget,, gara-gara ada yg temennya temen, temen sekolah anaknya, kakak kelas waktu sma, dll,, wah, ternyata briefing #KelasInspirasi merangkap ajang reuni ehehehe,,
foto saat briefing, yg berdiri itu Pak Hikmat, Direktur Indonesia  Mengajar,,
psst,, di foto ini saya kliatan lho, tuh yg pake baju biru di sebelah kiri ehehehe,,
foto milik @tommydepok
foto diambil dari http://jogjacreative.wordpress.com/tag/kelas-inspirasi/

modul, name tag, dan bros dari #KelasInspirasi
Hari itu saya pulang dengan berbagai ide yg bermunculan, khayalan-khayalan yg sulit diredam,, benar-benar tidak sabar untuk segera mengajar sekaligus degdegan hahaha,,

note: foto lain menyusul, karna nggak kepikiran ambil foto selama kegiatan berlangsung

bersambung ke sini

Tuesday, February 5, 2013

Kabar Gembira di Awal Februari [ #1: Kelas Inspirasi 2]


siang, semuaaaa,,

meski ini kabar yang telat untuk dikabarkan, tapi saya tetap semangat untuk berbagi kebahagiaan ini ehehehe,,

ceritanya dimulai dari sekitar tanggal 25 Januari pagi,, seperti pagi biasanya, saya cek twitter dari hp,, sebuah postingan tentang #KelasInspirasi mengingatkan saya pada postingan seorang teman di facebook tentang undangan Anies Baswedan yangan berisi ajakan untuk mengikuti #KelasInspirasi, yang waktu itu hanya saya baca sekilas,, karena penasaran saya buka TL-nya, saya coba pahami apa itu #KelasInspirasi, tertarik, ingin daftar, tapi uuugh,, pendaftaran suda ditutup, saya terus baca hingga menemukan sebuah tweet yang mengatakan pendaftaran #KelasInspirasi di Yogyakarta masih diperpanjang, wuaaaa,, akhirnya saya buka akun @KlsInspirasiYGY, salah satu tweetnya memberikan link kmana saya harus mendaftar,,

entah bisikan malaikat darimana, saya begitu antusias pindah dari hp menuju leptop dan langsung buka web Kelas Inspirasi,, sekilas baca persyaratan, langsung saya mengisi formulirnya,, setelah merangkai-rangkai kata, dengan yakin saya pilih tombol 'daftar',, dan wow,, saya baru sadar baru saja melakukan hal besar,,

tapi sebenernya apa sih #KelasInspirasi ?,,

dengan mottonya "Berbagi Inspirasi Lewat Profesi", Kelas Inspirasi adalah kegiatan menginspirasi yang dilakukan para profesional di bidangnya kepada siswa-siswa SD dalam sehari,, Iya, dalam sehari secara serentak, para profesional ini masuk ke kelas-kelas untuk berbagi cerita pada para siswa tentang profesi mereka,, "Cerita tersebut akan menjadi bibit untuk para siswa bermimpi dan merangsang tumbuhnya cita-cita tanpa batas pada diri mereka", Kelas Inspirasi. Trus, profesional di sini maksudnya adalah orang yang sudah lama bekerja di bidangnya minimal 2 tahun,, entah itu Koki, petinju, dosen, petani, manager, Public Relation, Pemadam kebakaran, bahkan petani sekalipun bisa,,
ini adalah tahun kedua Kelas Inspirasi diadakan, dan untuk tahun 2013 ini, Kelas inspirasi diadakan di 7 kota, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Solo, Surabaya,  Pekanbaru, dan menyusul Makassar.
Kelas Inspirasi ini adalah gagasan yang lahir dari para pengajar muda lulusan Indonesia Mengajar [yang dulu sempat ingin saya ikuti],, lebih lanjut tentang Kelas Inspirasi bisa dibaca di webnya,,

Lalu, saya mendaftar dengan profesi apa?, apakah saya sudah profesional?, yaaak,, itu pertanyaan yang muncul pertama kali, kedua kali, ketiga kali, dan entah ke berapa kali ketika saya minder ahahaha,,
baiklah,, saya mendaftarkan diri sebgai crafter,, iyess,, boleh deh kalo ada yang ketawa, saya juga merasa ingin ketawa,, berani sekali saya mengaku-aku sebagi crafter profesional,,
tapi no,, bukan itu [kali ini yang ngomong, saya yg lagi percaya diri] saya memang belum profesional, masih sangat belajar malah, tapi saya memberanikan diri untuk mendaftar, karena [ternyata] saya cinta mengajar, saya rindu mengajar, saya ingin berbagi mimpi, saya ingin berbagi bahwa sedangkal apapun pengetahuanmu akan sebuah hal, jika kamu mau, kamu yakin, kamu pasti akan bisa menguasainya,,
dan cita-cita itu memang tidak begitu saja kita ketahui dengan mudah, ada banyak jalannya,,
meyakinkan bukan niatan saya ehehehe,,

dan tiba hari yang ditunggu, 31 Januari adalah hari degdegan sedunia menurut saya,, pagi-pagi saya suda membuka web Kelas Inspirasi, ternyata pengumuman baru akan disampaikan lewat e-mail mulai pukul 19.00 - 22.00 OK,, saya mencoba tidak meng-kepo-i imel saya sampai waktu yg ditentukan hohoho,,
jam 8 malam, TL twitter suda mulai ramai dengan euforia para volunteer terpilih,, makin degdegan lah saya,, sekitar jam 9 lebih, teman saya yang di Jakarta suda dapat imel yang mengatakan beliau lolos,, jam 10 lewat,, kata teman saya imel bisa sampai jam 11,, OK saya masih mencoba bertahan di depan leptop, TL tetap heboh tweet dari #KelasInspirasi,, setengah 12 saya memutuskan pasrah dan mencoba tidur,, meski di tempat tidur saya masih setia membuka imel saya ahahaha,, akhirnya saya tidur dengan hati benar-benar pasrah,,

jam 5 pagi, 1 Februari 2013, saya bangun dan bermaksud mematikan alarm hp lalu mendapati logo imel di pojok layar, karna suda lebih dari jam pengumuman, saya berpikir bahwa ini adalah pemberitahuan bahwa saya belum lolos,, begitu dibuka, alhamdulillah saya TERPILIH,, aaaaaaaak,, saya baca ulang, TERPILIH,, aaaaaaaaaaak,, saya bangunkan suami, saya bilang saya TERPILIH,, aaaaaaaaaaak,,
OK, stay cool,, bangun pagi ini rasanya jadi lebih berbeda ehehe,,
begitu luang, saya langsung watsap kakak dan adik, sms Ibu, minta doa restu ihihihi,, masih tidak percaya saya TERPILIH [ok, cukup capslock-nya] tentu saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini,,

jadi saya terpilih jadi Pengajar Sehari bersama 119 volunteer yang lain untuk mendatangi salah satu dari 10 SD di Yogyakarta tanggal 20 Februari 2013 nanti.

Sejak hari itu sampai sekarang, saya terus berpikir akan melakukan apa nanti,, apa yang akan saya sampaikan,, bagaimana caranya bercerita,, karna pasti akan berbeda dari mengajar biasanya,, alhamdulillah dibantu suami, beberapa ide mulai bermunculan,, tinggal menunggu briefing, apakah ide saya cocok untuk diterapkan di sekolah dimana saya ditempatkan,, semoga lancar,, saya mohon doa restu semua yang baca postingan saya ini,, ehehehe,, makasii,,

Entahlah, saya merasa ini benar-benar anugrah, Tuhan suda mengaturnya, saya sempat ingin ikut Indonesia Mengajar, saya berhenti mengajar, pindah ke Yogya, saya menekuni craft, saya rindu mengajar, saya tertarik Kelas Inspirasi, perpanjangan pendaftaran Yogya disaat kota lain sudah ditutup, saya mendaftar, saya terpilih. Semua seperti terasa kebetulan.
Dan meski kegiatan ini hanya sehari, tapi pasti saya tidak akan melupakannya seumur hidup,,

semangaaaaaaat!!!!

"Langkah menjadi panutan. Ujar menjadi pengetahuan. Pengalaman menjadi inspirasi." - Kelas Inspirasi

bersambung ke sini